Rabu, 28 Januari 2015

Pengobatan diabetes tradisional

Pertumbuhan penduduk dunia semakin banyak. Begitu juga dengan pertumbuhan penderita diabetes. Apalagi diabetes tipe 2 meningkat di setiap negara. Jika terus demikian, International Diabetes Federation (IDF) selaku organisasi diabetes memperkirakan bahwa akan ada lebih dari 592 juta penderiat diabetes pada tahun 2035 mendatang dan angka tersebut naik 55%. Dan sebagai perbandingan, satu dari sepuluh orang dewasa akan menderita diabetes.

Diagnosis diabetes


Terdapat beberapa alasan yang dapat mendiagnosis penyakti diabetes tipe 2. Terdapat beberapa gejala awal pada penyakit ini. Komplikasi diabetes tipe 2 sangat bervariasi dan luas, namun sayangnya tidak semua orang dapat mengetahui gejala diabetes karena memang terkadang diabetes gejalanya tidah terlihat. Data dari Organisasi Diabetes menyebutkan bahwa dari 382 juta orang yang menderita penyakit diabetes, 175 juta orang diantaranya tidak menyadari sudah terkena diabetes. Angka tersebut tentu saja mengejutkan, karena sekitar 46% dari penderita diabetes tidak terdiagnosis.

Pengobatan diabetes tradisional

Untuk dapat memperkirakan jumlah penderita diabetes yang tidak terdiagnosis relatif mudah, IDF (organisasi diabetes) harus melakukan tes untuk sampel orang yang tinggal di daerah tertentu. Tes yang dilakukan oleh asosiasi nasional IDF, mengidentifikasi kedua kasus yang diketahui dan tidak diketahui dari diabetes, dan itu adalah cara sederhana untuk ekstrapolasi ke populasi secara keseluruhan dengan tingkat akurasi yang baik.

Banyak (tetapi tidak semua) orang yang tahu bahwa mereka memiliki penyakit diabetes. Dan ketika diabetes tidak terdiagnosis itu bisa saja disebabkan karena tidak mengontrol kadar glukosa sehigga dampaknya akan lebih buruk yaitu terjadinya komplikasi, seperti penyakit ginjal, gagal jantung, retinopati dan neuropati tanpa sepengetahuan mereka.

Perbedaan regional


Data dari The Diabetes Atlas menyediakan statistik untuk 219 negara yang IDF telah dikelompokkan menjadi tujuh wilayah: Afrika, Eropa, Timur Tengah & Afrika Utara, Amerika Utara & Karibia, South & Amerika Tengah, Asia Tenggara, dan Pasifik Barat.

Organisasi Diabetes memprediksikan bahwa 80% dari penderita diabetes yang tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah di mana penyakit ini sangat cepat meningkat dan tentu saja merupakan ancaman bagi pembangunan. Tentu data tersebut sangat bervariasi dari daerah ke daerah dan negara ke negara.

Sementara itu ada sekitar 8% dari kelompok usia dewasa (usia 20-79) di Pasifik Barat memiliki diabetes, di negara-negara tertentu di wilayah itu proporsi penderita diabetes dewasa jauh lebih tinggi. Di Tokelau, misalnya, 37,5% orang dewasa penderita diabetes. Angka untuk Federasi Mikronesia adalah 35%.

Di Timur Tengah dan Utara Afrika, hampir 11% orang dewasa menderita diabetes. Namun hal ini rata-rata untuk seluruh wilayah dan angka-angka untuk negara-negara Teluk Arab yang jauh lebih tinggi, lebih dari dua kali lipat rata-rata, dengan 24% dari orang dewasa di Arab Saudi, 23,1% di Kuwait dan 22,9% di Qatar menjadi diabetes.

Diabetes terdiagnosis juga bervariasi dari daerah ke daerah. Di beberapa negara di sub-Sahara Afrika hingga 90% dari penderita diabetes yang tidak terdiagnosis, terutama karena kurangnya sumber daya dan prioritas. Sebaliknya, di negara-negara berpenghasilan tinggi sekitar sepertiga dari orang-orang dengan diabetes belum didiagnosis.

Di sebagian besar negara diabetes meningkat seiring dengan perkembangan pesat ekonomi, yang menyebabkan perubahan dalam diet, populasi penuaan, meningkatkan urbanisasi, berkurangnya aktivitas fisik dan perilaku yang tidak sehat. Banyak pemerintah, bagaimanapun, tampaknya tidak menyadari krisis tumbuh dan kemungkinan konsekuensi serius yang dapat menghambat pembangunan negara mereka.

Gangguan toleransi glukosa


Organisasi diabetes memperkirakan bahwa ada sekitar 316 juta atau 6.9% dari orang dewasa (20-79) memiliki gangguan toleransi glukosa. Seiring dengan berjalannya waktu, angka ini tentu akan semakin meningkat, diprediksikan ada 471 juta atau 8% dari populasi warga dunia. Tentu saja ini hal yang sangat serius karena gangguan toleransi glukosa atau biasa disebut dengan pra-diabetes sangat beresiko tinggi terhadap diabetes, terutama diabetes tipe 2. Bukan hanya itu, gangguan toleransi glukosa juga sangat beresiko terhadap penyakit kardiovaskular.

Mayoritas kelompok usia dewasa yang sudah mengalami pra-diabetes (sekitar 3.5% dari total populasi penduduk dunia) berada di bawah usia 50 tahun dan dengan demikian pada resiko tinggi mengidap diabetes tipe 2 pada kemudian hari. Bahkan lebih khawatir beberapa adalah kemungkinan bahwa hampir 1/3 dari semua penderita pra-diabetes yang berusia 20 sampai 39 tahun. Kecuali mereka dapat mengubah gaya hidup mereka.

Jumlah penderita diabetes di seluruh dunia (382 juta) untuk jumlah orang dengan IGT (316 juta) memberikan total 698 juta. Dengan kata lain, hampir 10% dari total penduduk dunia atau lebih dari 15% dari seluruh orang dewasa (20-79) memiliki diabetes atau pra-diabetes. Sekitar 1/20 semua penderita diabetes dan pra-diabetes. Ini mencolok bahwa diabetes dan pra-diabetes merupakan krisis besar yang mengancam untuk membanjiri sistem kesehatan global.

Kasus kematian


Pendapat yang diterima adalah bahwa komplikasi medis yang disebabkan oleh diabetes, seperti gagal jantung dan penyakit ginjal, merupakan penyebab utama kematian di sebagian besar negara.

Namun, sangat sulit untuk secara akurat memperkirakan jumlah kematian karena beberapa sebab:

(a) lebih dari sepertiga negara tidak menjaga data kematian akibat diabetes
(b) statistik kesehatan rutin di bawah rekor kematian ini, karena sertifikat kematian pada yang statistik ini didasarkan sering menghilangkan diabetes sebagai penyebab kematian.

Untuk dapat menyelesaikan masalah ini, Organisasi Diabetes menggunakan model pendekatan untuk dapat memperkirakan jumlah kematian akibat diabetes. Penyakit diabetes diperkirakan menjadi penyebab sekitar 5.1 juta kematian pada orang dewasa dengan usia antara 20-79 tahun pada 2013, dan hampir setengah (48%) dari angka tersebut akan menjadi orang-orang di bawah usia 60 tahun. Angka kematian akibat diabetes terus meningkat.

Pengobatan diabetes tradisional


Untuk dapat mencegah atau mengobati penyakit diabetes harus senantiasa menjaga kesehatan mereka dengan tekun. Selain itu juga harus melakukan diet dan olahraga dengan teratur. Untuk penanganan diabetes tentu saja akan memakan biaya yang cukup mahal. Namun begitu, terdapat metode lain untuk dapat mencegah ataupun mengobati diabetes, yaitu menggunakan metode pengobatan diabetes tardisional dengan herbal.

Pengobatan diabetes tradisional
Pengobatan diabetes tradisional
Mengapa herbal baik untuk dijadikan alternatif pengobatan? Pengobatan diabetes tradisional menggunakan ICP kapsul tentu saja bisa dijadikan alternatif yang tepat, karena iCP kapsul terbuat dari berbagai macam tanaman herbal yang berkhasiat, yaitu danshen, notoginseng, radix astragali dan rosewood. Semua bahan baku tersebut diproses dengan menggunakan teknologi yang modern dan canggih.

iCP kapsul baik untuk digunakan sebagai pencegahan maupun pengobatan penyakit diabetes dan aman tanpa perlu mengkhawatirkan efek samping yang dapat merugikan. Itulah benefit dari menggunakan pengobatan diabetes tradisional menggunakan herbal.

iCP (innovative cardiotonic pills) bisa digunakan untuk pengobatan diabetes tradisional karena sudah melewati berbagai macam penelitian selama bertahun-tahun dan hasilnya terbukti dapat membantu mencegah serta mengobati penyakit diabetes berdasarkan testimoni dan juga kesaksian nyata.

ICP kapsul sudah mendapatkan pengakuan dari FDA (badan pengawas obat dan makanan Amerika) dan juga sudah digunakan di 1000 rumah sakit di Cina, dan produk tersebut digunakan di ICU sebagai penanganan pertama pada berbagai kondisi kesehatan seperti penyakit ganas (jantung, stroke, dll) termasuk juga penyakit diabetes.

sumber: http://rohaminaherba.com/obat-tradisional-diabetes-melitus/

Senin, 26 Januari 2015

Obat tradisional diabetes mellitus

Gkukosa diperoleh tubuh Anda dari makanan. Organ hati dan juga otot juga memberikan tubuh Anda glukosa. Dan untuk selanjutnya glukosa tersebut disebarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Sedangkan insulin dan hormon kimia membantu tubuh Anda untuk menyerap/mengambil pada glukosa. Insulin itu sendiri diproduksi oleh organ pankreas dan selanjutnya disebarkan ke dalam aliran darah.

Nah, apabila tubuh tidak memproduksi lagi insulin maka akibatnya glukosa tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh. Sehingga akan menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Dan ketika hal tersebut terjadi, maka akan beresiko tinggi mengalami pra-diabetes dan apabila terus dibiarkan maka akan mengalami diabetes.

Obat tradisional diabetes mellitus
Obat tradisional diabetes mellitus
Pra-diabetes itu sendiri adalah keadaan dimana kadar glukosa dalam darah sudah tinggi namun belum bisa dikategorikan sebagai diabetes. Dan ketiak seseorang mengalami pra-diabetes, maka akan berpeluang besar mengidap diabetes tipe 2, penyakit jantung dan juga stroke di masa yang akan datang. Sebelum hal buruk itu terjadi, maka sebaiknya melakukan langkah pencegahan dengan cara melakukan aktivitas fisik disertai dengan diet sehat guna menurunkan berat badan sehingga kadar glukosa bisa kembali ke keadaan normal.

Adapaun gejala-gejala dari penyakit diabetes yang bisa terlihat antara lain:
  • Sering timbul rasa haus yang berlebihan
  • Sering buang air kecil
  • Sering timbul rasa lapar yang berlebihan
  • Sering merasa lelah
  • Terjadi penurunan berat badan yang sangat drastis
  • Kulit kering dan gatal
  • Hilang rasa dan timbul kesemutan pada kaki
  • Gangguan penglihatan (penglihatan kabur)
Penyakit diabetes dapat terjadi pada berbagai kategori usia. Dan terdapat 3 tipe penyakti diabetes yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestational.

Diabetes tipe 1. Tipe diabetes ini merupakan tipe diabetes yang banyak menyerang anak-anak, namun golongan usia dewasa juga sama berpotensi. Dan tentu saja, tipe diabetes ini tergantung dari insulin. Anak-anak, remaja dan juga dewasa muda yang paling banyak mengidap tipe diabetes ini. Pada kasus diabetes tipe 1 ini terjadi karena organ pankreas sudah tidak mampu lagi memproduksi insulin karena sudah terlebih dahulu dihancurkan oleh sistem imun (kekebalan tubuh).

Diabetes tipe 2. Diabetes tipe ini merupakan tipe diabetes yang paling banyak mengidap orang dewasa dan juga lansia. Namun begitu, anak-anak juga tidak menutup kemungkinan untuk mengidap diabetes tipe 2. Dalam hal ini, diabetes merupakan hasil dari resistensi insulin yang merupakan suatu keadaan atau kondisi dimana sel-sel tubuh tidak lagi menjalin kerja bersama insulin dengan baik. Dalam kondisi yang normal, pankreas mampu memenuhi permintaan insulin. Namun seriring dengan berjalannya waktu, organ pankreas tidak lagi mampu memproduksi insulin yang cukup sehingga pada akhirnya sel glukosa tidak lagi dapat diambil oleh insulin dan akhirnya timbul kadar glukosa yang tinggi. Diabetes tipe 2 ini merupakan jenis diabetes yang paling banyak dan umum ditemui kasusnya diseluruh dunia. Diabetes tipe 2 ini banyak dipicu oleh kurangnya aktivitas fisik, obesitas dan juga gaya hidup yang kurang baik.

Afrika Amerika, Hispanik Amerika, Indian Amerika, orang asli Alaska, Asia, dan kepulauan Pasifik berada pada resiko paling tinggi terutama untuk diabetes tipe 2.

Gestational diabetes sering terjadi pada wanita yang sedang hamil, terutama pada tahap awal kehamilan. Hal tersebut dikarenakan oleh hormon yang berhubungan dengan kehamilan dan kekurangan insulin. Dan tipe diabetes ini akan hilang dengan sendirinya ketika sudah melahirkan. Namun sayangnya, bayo serta ibunya beresiko untuk mengidap penyakit diabetes tipe 2 pada kemudian hari.

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang serius dan tidak bisa dianggap remeh. Apabila tetap dibiarkan, maka diabetes akan menyebabkan kerusakan pada mata, ginjal, saraf, jantung dan juga gusi. Bahkan lebih parah lagi, orang yang mengidap penyakit diabetes berpotensi juga mengidap penyakit kronis lain seperti penyakit jantung dan juga stroke.

Maka dari itu, penting untuk terus menjaga dan mengontrol kadar glukosa darah, tekanan darah, dan juga kolesterol sebelum hal buruk terjadi, yaitu komplikasi diabetes. Langkah kontrol ketat ini dapat berdampak besar terhadap kondisi kesehatan seseorang.

Faktor resiko serta langkah pencegahan


Diabetes merupakan penyakit yang serius. Namun begitu, diabetes masih bisa disembuhkan dan ada obatnya. Dengan senantiasa terus mengontrol tekanan darah, kadar gula, dan juga kolesterol dapat membantu mencegah atau bahkan menunda komplikasi yang terkait dengan penyakit diabetes seperti penyakit jantung dan penyakit stroke. Telah banyak dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengobati penyakit diabetes.

Faktor resiko


Diabete tipe 1 dikategorikan sebagai penyakit antoimun. Penyakit antoimun merupakan hasil dari fungsi sistem kekebalan tubuh yang abnormal yang melawan infeksi namun malah berbalik melawan tubuh. Namun sayangnya belum bisa dipastikan apa yang menyebabkan kekebalan tubuh menjadi menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin dari pankreas. Terdapat beberapa faktor seperti genetika dan lingkungan seperti virus yang bertanggung jawab dalam pengembangan diabetes tipe 1. Para peneliti sednag berusaha mengidentifikasi apa saja faktor ini dan pencegahan bagi mereka yang mengidapnya.

Diabetes tipe 2 lebih erat hubungannya dengan kelebihan berat badan, obesitas, tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi.

Adapun faktor resiko lainnya:
  1. Memiliki riwayat keluarga (keturunan) yang sudah lebih dahulu mengidap diabetes
  2. Orang Afrika Amerika, Indian Amerika, Alaska Amerika, Asia Amerika, kepulaian Pasifik, atau Latin Amerika
  3. Memiliki riwayat penyakti jantung
  4. Memiliki riwayat diabetes gestasional
  5. Gaya hidup yang tidak sehat

Langkah pencegahan


Perubahan sederhana dalam gaya hidup bisa membantu mencegah perkembangan diabetes tipe 2. Dan berikut merupakan beberapa tips.
  1. Mengontrol berat badan. Akibat adanya kelebihan berat badan dapat berdampak negatif bagi kesehatan seseorang. Kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan potensi terhadap tekanan darah tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa penurunan berat badan walaupun sedikit dapat berdampak bagus terhadap kesehatan dan juga menurunkan resiko diabetes tipe 2.
  2. Mengkonsumsi makanan sehat. Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita sangat berpengaruh besar terhadap kesehatan dan fungsi tubuh kita. Apabila salah memilih makanan, maka dapat mengakibatkan fungsi tubuh dan kesehatan terganggu. Apabila makanan sehat, maka dapat membantu mengontrol berat badan, tekanan darah dan juga kadar kolesterol tetap dalam keadaan yang normal.
  3. Perbanyak aktivitas fisik. Melakukan kegiatan fisik yang Anda sukai sehingga jantung dapat bekerja dengan baik. Kegiatan tersebut bisa berupa berjalan cepat, lari, senam atau kegiatan lain yang Anda sukai. Dengan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya, dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2.

Gejala dan diagnosis diabetes


Diabetes disebut oleh sebagian orang sebagai penyakit yang "pendiam" karena sering tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda sama sekali. Gejala diabetes antara lain: rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, rasa lapar yang berlebihan, cepat merasa lelah, penurunan berat badan tanpa diketahui penyebabnya, penampilan luka yang perlahan-lahan sembuh, memiliki kulit kering dan gatal, hilangnya rasa atau kesemutan di kaki, dan penglihatan kabur. Namun, beberapa orang dengan diabetes tidak mengalami gejala-gejala tersebut.

Obat tradisional diabetes mellitus


Obat tradisional diabetes mellitus
Obat tradisional diabetes mellitus
ICP kapsul terbuat dari berbagai macam tanaman herbal alami, yaitu danshen, radix astragali, notoginseng dan juga rosewood. ICP (innovative cardiotonic pills) merupakan obat tradisional diabetes mellitus alami dan juga aman, karena terbuat dari bahan herbal. Bisa untuk dikonsumsi untuk jangka panjang tanpa perlu mengkhawatirkan akan efek samping.

ICP kapsul sudah digunakan di lebih dari 1000 rumah sakit di Cina (digunakan di ICU) sebagai penanganan utama terhadap diabetes.

ICP kapsul juga sudah mendapatkan izin internasional dari FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat.

sumber: http://rohaminaherba.com/obat-tradisional-diabetes-melitus/

Senin, 19 Januari 2015

Obat diabetes tradisional

Anda mungkin sering mendengar penyakit diabetes? Namun, apakah Anda mengetahui apa itu diabetes sebenarnya? Diabetes merupakan suatu penyakit dimana kadar gula (glukosa darah) yang abnormal karena berada beberapa tingkat di atas kadar gula yang normal. Mengapa ini terjadi? Ini terjadi karena kurangnya kemampuan glukosa untuk dapat masuk ke sel-sel tubuh Anda.

Sel-sel tubuh Anda makanannya adalah glukosa. Dan ketika glukosa susah untuk masuk ke sel-sel tubuh, itu berarti sel-sel tubuh Anda kekurangan makanan. Apabila di analogikan, ini seperti orang yang sangat kelaparan dan orang tersebut dikelilingi berbagia macam makanan enak, namun mulutnya tidak bisa dibuka atau ada masalah pada mulutnya sehingga dia tidak bisa makan.
obat diabetes tradisional
Obat diabetes tradisional

Berdasarkan data statistik, ada sekitar 17 juta orang Amerika yang mengalami diabetes. Dan parahnya sepertiga dari angka tersebut tidak menyadari bahwa mereka terkena diabetes. Penyakit diabetes ini tidak boleh diangap hal sepele, karena diabetes merupakan gerbang awal terhadap timbulnya penyakit lain yang lebih serius dan ganas seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, gagal ginjal, bahkan bisa sampai tindakan amputasi.

Nah, mengingat betapa berbahayanya penyakit diabetes, penyakit ini menempati peringkat nomor 6 sebagai penyakit yang menyebabkan kematian di Amerika Serikat. Dan sebagian besar dari penyakit diabetes ini menjalar menjadi penyakit jantung. Ketika Anda sudah di diagnosa mengidap diabetes, maka Anda harus rajin memeriksakan kondisi Anda ke dokter. Selain itu juga, konsumsi rokok menjadi salah satu penyebab yang paling tinggi. Maka, seyogyanya Anda menghentikan konsumsi rokok.

Mengenal berbagi jenis diabetes


Penyakit diabetes terdiri dari berbagai jenis, namun pada dasarnya hampir sama. Pada kasusnya, terdapat beberapa alasan mengapa glukosa (gula) tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh menjadi energi, sehingga glukosa (gula) tersebut malah menjadi semakin tinggi kadarnya.

Ada beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui pada penyakit diabetes. Pertama, glukosa digunakan oleh sel-sel tubuh untuk dapat menghilangkan gula dari dalam darah. Kedua, pankreas yang memproduksi insulin. Insulin ini berfungsi untuk memastikan gula dapat memasuki sel. Dan berikut merupakan beberapa tipe diabetes:

Diabetes tipe 1. Data mengejutkan dari tipe diabetes yang satu ini, karena biasanya di diagnosa dan sering terjadi pada anak-anak dan ABG, namun angkanya masih terbilang sedikit karena hanya sekitar 5-10% saja dari keseluruhan jumlah penderita diabetes.

Diabetes tipe 2. Untuk diabetes tipe 2 ini merupakan jenis diabetes yang paling umum dan paling banyak ditemui karena berdasarkan data, tipe diabetes ini menyumbang 90-95% dari keseluruhan kasus diabetes. Pada kasus diabetes tipe 2 ini, tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Insulin ini merupakan kunci dan penting peranannya. Atau bisa juga disebabkan karena tubuh membiarkan insulin tersebut, jadi tidak dapat memproses glukosa sebagaimana mestinya. Dan ketika insulin ini dibiarkan oleh tubuh, peristiwa tersebut sering disebut sebagai resistensi insulin.

Faktor penyebab diabetes


Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit diabetes. Seperti halnya faktor penyebab diabetes tipe 2 diataranya adalah faktor usia yang sudah tua, kegemukan (obesitas), keturunan, gangguan toleransi glukosa, ras/etnis, dll. Untuk penyeban diabetes tipe 1 kurang bisa dijelaskan apa penyebabnya.

Gejala diabetes

  • Seringnya buang air kecil
  • Rasa haus yang berlebihan
  • Terjadi penurunan berat badan yang tidak dapat diketahui penyebabnya dengan pasti
  • Rasa lapar yang berlebihan
  • Kesemutan dan sering mati rasa pada tangan atau kaki
  • Mudah lelah
  • Kulit mengalami kekeringan
  • Apabila ada luka sukar sembuh
  • Adanya infeksi
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Dll
Apabila Anda sudah merasakan salah satu atau beberapa dari gejala diabetes di atas, maka bisa dipastikan Anda terkena diabetes. Untuk itu, segeralah periksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah benar Anda mengidap penyakit diabetes atau hanya gejala penyakit biasa. Dan juga, apabila Anda segera memeriksakan ke dokter, Anda akan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Glukosa adalah gula, berarti saya harus mengurangi gula dan hal lain yang bersifat manis? Hal tersebut benar, namun tidak semudah itu. Kebanyakan jenis makanan lain juga harus dikurangi, seperti semua sumber karbohidrat. Ketika makanan yang Anda konsumsi sampai ke perut, selanjutnya zat asam pada lambung akan bekerja untuk memproses makanan.

Apakah ada obat diabetes tradisional yang alami dan aman?


Terdapat berbagai macam metode yang bisa Anda gunakan untuk dapat mengobati penyakit diabetes. Untuk diabetes tipe 1, Anda bisa melakukan olahraga secara teratur, makan makanan yang sehat dan ditambah dengan sintikan insulin. Langkah tersebut merupakan terapi dasar pada diabetes tipe 1. Harus seimbang antara kuantitas insulin dengan asupan makan dan aktivitas fisik. Nah, untuk penderita diabetes tipe 1, kadar glukosa ini harus sering diawasi secara cermat.

Sedangkan untuk diabetes tipe 2, terapi dasarnya hampir sama dengan diabetes tipe 1, yaitu dengan melakukan olahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang sehat dan juga tes glukosa darah. Banyak diantara penderita diabetes tipe 2 ini yang membutuhkan obat dan juga insulin yang berfungsi untuk mengontrol kadar glukosa darah. Beberapa obat berfungsi untuk merangsang organ pankreas agar memproduksi lebih banyak lagi insulin. Obat yang tersedia untuk diabetes banyak dan beragam. Namun, obat tersebut umumnya terbuat dari bahan kimia yang dapat memicu timbulnya penyakit degeneratif yang kronis.
Obat diabetes tradisional
Obat diabetes tradisional

Ketika Anda sudah menderita diabetes, maka harus lebih sering melakukan pemeriksaan. Karena semakin sering melakukan pemeriksaan/kontrol, maka Anda semakin mudah untuk dapat mengendalikan diabetes. Penderita diabetes harus senantiasa hati-hati dalam mengkonsumsi makanan demi menjaga kadar glukosa dalam darah, jangan sampai terlalu rendah atau terlalu tinggi. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi sering disebut sebagai hiperglikemia. Tingginya kadar glukosa akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan juga organ.

Apabila kadar gula darah terlalu rendah sering disebut sebagai hipoglikemia. Ketika kadar gula darah rendah, ini juga sama berbahaya. Sehingga Anda juga harus memperhatikan gejala darah rendah tersebut. Sehingga, penting untuk terus memperhatikan kadar gula darah, apakah terlalu tinggi ataukah terlalu rendah, karena kedua kadar tersebut tidak baik. Sehingga mutlak untuk senantiasa menjaga agar kadar gula darah dalam keadaan normal setiap saat.

Namun, disamping itu juga ada langkah pengobatan tradisional diabetes dengan menggunakan produk herbal Cordyceps yang terbuat dari berbagai macam tanaman yang berkhasiat dan tentu saja alami, sehingga aman untuk dikonsumsi baik itu digunakan untuk langkah pencegahan maupun langkah pengobatan, baik juga untuk digunakan dalam jangka panjang serta tanpa perlu mengkhawatirkan adanya efek samping yang berlebihan.

Bagaimana dokter mengetahui bahwa saya selalu memonitor kadar gula darah?


Ada beberapa pasien yang tidak menjalankan diet dan juga olahraga, terkecuali ketika mereka hendak memeriksakan diri ke dokter dengan tujuan hasil tes tersebut bagus (mengelabui dokter). Jadi mereka terlihat seperti telah menjalankan pola makan serta pola hidup yang baik, padahal sebetulnya tidak. Namun dokter memiliki tes yang dapat mengukur gambaran selama 3 bulan terakhir. Tes tersebut disebut dengan hemoglobin A1C. Sel darah merah atau hemoglobin berfungsi untuk membawa oksigen dan menyebarkannya ke sel-sel tubuh.

Apa yang akan terjadi ketika saya tidak mengontrol diabetes dengan baik?


Apabila Anda tidak bisa mengontrol diabetes dengan baik, maka akan terjadi komplikasi. Dan ketika komplikasi terjadi, maka hal buruk akan terjadi. Ketika hal ini terjadi, maka akan timbul masalah baru pada tubuh Anda. Organ tubuh lain akan mengalami kendala, seperti retina mata, kerusakan saraf, kerusakan ginjal, dll.

sumber: http://rohaminaherba.com/obat-tradisional-diabetes-melitus/

Obat tradisional untuk diabetes

Menurut WHO (organisasi kesehatan dunia) beberapa dekade terakhir yang merupakan titik balik kembali berkembangnya penyakit diabetes di negara maju maupun di negara berkembang merupakan hal yang biasa. Namun berbeda dengan hari ini, berdasarkan data, penyakit tersebut semakin hari semakin berkembang pesat dan diperkirakan ada sekitar 143 juga orang yang mengidap penyakit diabetes saat ini. Angka tersebut pastinya akan terus bertambah dan diperkirakan tahun 2020 sudah bisa menginjak angka 220 juta.
Obat tradisional untuk diabetes
Penyakit diabetes | Obat tradisional untuk diabetes

Penyakit diabetes di Amerika juga berkembang pesat, ada sekitar 18.2 juta orang mengidap penyakit diabetes ini. Dan sangat disayangkan bahwa 5.2 juga dari keseluruhan angka pengidap diabetes tersebut tidak menyadari bahwa mereka terkena penyakti diabetes. Angka 5.2 juta tersebut hampir sepertiga dari keseluruhan pengidap penyakit diabetes di Amerika. Namun berbeda halnya dengan negara-negara di Afrika seperti Nigeria (1.5 juta pengidap diabetes) yang dimana angkanya masih sedikit dibandingkan dengan pengidap diabetes di Amerika Serikat.

So, setelah kita melihat data dari penyakit diabetes tersebut, sebenarnya apa itu penyakit diabetes?

Penyakit diabetes sendiri berasal dari bahasa Yunani "Diabeinein" yang artinya kurang lebih "untuk melewati" dan bisa digambarkan seringnya buar air kecil. Berdasarkan bahasa latin berarti, diabetes bisa diartikan "manis dengan madu". Pengertian diabetes dari bahasa Yunani dan Bahasa Latin tersebut sama-sama menggambarkan "manis urin" dan juga "gula pada urin".

Diabetes adalah keadaan dimana insulin tidak lagi dibuat dan tidak digunakan oleh tubuh. Padahal insulin tersebut mempunyai fungsi yang penting, yaitu untuk dapat mengontrol kadar gula, pati dan juga makanan untuk selanjutnya diubah menjadi glukosa yang mana glukosa tersebut dibutuhkan oleh tubuh sebagai energi untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Dan organ pankreas lah yang berfungsi menghasilkan hormon insulin tersebut.

Nah, insulin tersebut mempunyai fungsi lain yaitu untuk dapat mempertahankan kadar glukosa dan memastikan untuk tetap dalam keadaan yang normal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menentukan angka kisaran normal adalah diantara 60 - 100mg / dl. Pada kebanyakan kasus di dunia kesehatan, walaupun kadar glukosa dari setiap orang berbeda namun tidak pernah melebihi nilai yang ditentukan oleh WHO.

Setelah makanan masuk, maka hati akan meyimpan glukosa dari makanan tersebut sebagai glikogen dan akan menerusksan ke dalam darah. Nah, untuk dapat mengontrol penyimpanan dan pelepasan glukosa maka itu menjadi tugas dari insulin. Maka dari itu, insulin mempunyai fungsi yang sangat penting. Insulin bekerja untuk terus mengontrol dan memastikan bahwajumlah glukosa tetap dalam keadaan normal.
Obat tradisional untuk diabetes
Obesitas merupakan salah satu penyebab diabetes | Obat tradisional untuk diabetes

Jenis-jenis diabetes

WHO (organisasi kesehatan dunia) menyebutkan bahwa ada lima kelas yang diakui, yaitu:

  1. Insulin dependent diabetes mellitus (IDDM) atau diabetes tipe 1
  2. Non insulin dependent diabetes mellitus (NIDDM) atau diabetes tipe 2
  3. Bestational diabetes
  4. Diabetes insipidus
  5. Bronze diabetes

INSULIN DEPENDENT / DIABETES TIPE 1: Diabetes tipe ini pada awalnya banyak mengidap remaja dan dewasa maka disebut Juvelile onset. Diabetes tipe ini terjadi dikarenakan adanya kegagalan pada organ pankreas ketika memproduksi insulin. Oleh karena itu, ketika tipe diabetes ini semakin kronis maka akan mengakibatkan rasa haus yang berlebihan, seringnya buang air kecil, dan juga ditandai dengan penurunan berat badan. Namun begitu, diabetes tipe ini masih bisa dibilang sedikit angkanya dan hanya menyumbang 10% saja dari keseluruhan pengidap diabetes.

NON-INSULIN DEPENDENT / DIABETES TIPE II: Diabetes tipe ini merupakan tipe diabetes yang paling sering ditemukan dan menyumbang 80% dari keseluruhan kasus diabetes yang ditemukan. Diabetes tipe ini paling sering dialami oleh orang dewasa dan lansia. Diabetes tipe ini menjalani berbagai tahap yang lama dalam perkembangannya dan seringkali tidak disadari keberadaannya, juga dipicu karena kurangnya kadar insulin pada tubuh karena insulin tersebut tidak dimanfaatkan oleh tubuh. Karena diagnosa diabetes tipe ini seringkali terlambat, maka kebanyakan baru bisa mendapatkan penanganan setelah mengalami komplikasi.

BESTATIONAL DIABETES: Diabetes ini biasa terjadi selama kehamilan dan akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan kurang lebih dalam 3 minggu. Pengidap diabetes tipe ini masih tergolong sedikit, yaitu sekitar 3% dari keseluruh kasus diabetes. Pengidap diabetes tipe ini sangat rentan untuk terkena diabetes tipe lain dikemudian hari.

Penyebab diabetes

OBESITAS: Obesitas ini merupakan tiga perempat dari semua faktor yang menyebabkan diabetes, terutama diabetes tipe 2. Pola makan dan pola hidup yang buruk merupakan faktor utama yang memicu timbulnya obesitas ini. Dan selanjutnya obesitas ini juga menjadi salah satu faktor utama yang memicu timbulnya penyakit diabetes. Maka dari itu, rajinlah olahraga dan menghidupkan pola makan serta pola hidup yang baik.

RIWAYAT KELUARGA: Seseorang akan beresiko tinggi mengidap penyakit diabetes apabila riwayat keluarganya sudah terkena penyakit diabetes. Ketika hal ini sudah terjadi, maka langkah yang paling baik adalah dengan terus menjalankan pola hidup sehat dan juga rutin mengontrol kadar gula darah.

UMUR / RAS: Penyakit diabetes apalagi diabetes tipe II paling banyak diderita oleh usia dewasa (usia lebih dari 40 tahun) dan juga lansia. Dan resiko akan lebih tinggi apabila diserta dengan riwayat keluarga / keturunan sudah mengidap diabetes sebelumnya dan juga obesitas. Faktor ras juga berpengaruh pada diabetes ini. Ras yang paling umum mengidap diabetes adalah Afrika, Afrika Amerika, Latin, penduduk asli Amerika, dan juga Asia Amerika.

Bagaimana cara mencegah penyakit diabetes?

Sejatinya penyakit diabetes ini dapat dicegah keberadaannya. Sebelum seseorang mengidap penyakit diabetes, maka ada suatu masa yang sering disebut dengan PRE-DIABETES. Situasi di mana kadar glukosa berada di atas normal namun cukup untuk disebut diabetes. Situasi yang sangat sulit, namun dengan situasi ini Anda bisa terus mengontrol kadar glukosa agar terus dalam keadaan yang normal.

Pre-Diabetes ini juga merupakan kondisi yang serius dan tidak bisa dianggap sepele, meskipun masih bisa diperbaiki dengan menjalankan pola diet yang sehat dan juga rutin melakukan olahraga dan aktivitas fisik lainnya. Namun seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwa apabila Anda sudah berada pada kondisi ini, harus dengan rutin mengontrol kadar glukosa darah. Kadar glukosa apabila berada di bawah angka 100mg/dl bisa disebut normnal. Namun apabila lebih besar dari itu, bisa dikategorikan sebagai pre-diabetes.

Langkah pencegahan terhadap diabetes, Anda juga bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Mengurangi berat badan (diet sehat). Karena salah satu faktor utama yang menyebabkan terjadinya penyakit diabetes adalah obesitas, maka Anda harus menjalankan diet sehat dengan tujuan untuk dapat menurunkan berat badan yang berlebihan akibat timbunan lemak jenuh.
  2. Memperbanyak aktivitas fisik. Aktivitas fisik ini bisa berupa olahraga ringan seperti jogging, senam, dan olahraga lain yang mudah dilakukan. Dengan rutin melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit dalam sehari itu juga sudah cukup dan seimbang. Dengan aktivitas fisik ini juga dapat meningkatkan fungsi jantung, mengatur emosi dan juga hidup sehat dan lebih baik.
  3. Menghindari konsumsi alkohol. Berhentilah mengkonsumsi alkohol, karena telah terbukti bahwa alkohol dapat mempengaruhi fungsi tubuh. Selain itu alkohol juga termasuk obat adiktif dan dapat menyebabkan kecanduan dan sulit untuk dapat berhenti. 
  4. Berhentilah merokok. Dalam sebatang rokok terdapat berbagai zat beracun, maka tidak heran, akibat merokok dapat memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan dan salah satunya diabetes. Dua hal yaitu rokok dan alkohol merupakan kombinasi yang sangat pas untuk dapat mengundang berbagai masalah kesehatan.
  5. Terapkan pola makan yang sehat. Pola makan yang sehat dan baik bisa dilakukan diantaranya dengan mengurangi berbagai makanan yang berlemak dan junk food, konsumsi lebih banyak ikan, mengurangi jumlah konsumsi telur (lebih baik direbus daripada digoreng), mengurangi asupan garam, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan. 

Obat tradisional untuk diabetes

Obat tradisional untuk diabetes
Obat tradisional untuk diabetes
Apabila Anda sudah terlanjur mengidap penyakit diabetes, kami sarankan untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter agar dengan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu juga Anda harus menjaga pola makan, pola hidup yang sehat dan juga memperbanyak aktivitas fisik untuk membantu proses penyembuhan diabetes tersebut. 

Ada juga alternatif lain yaitu dengan menggunakan obat tradisional untuk diabetes dari obat herbal Cordyceps yang terbuat dari berbagia macam tanaman yang alami dan berkhasiat serta aman untuk dikonsumsi, bahkan untuk dikonsumsi jangka panjang tanpa perlu mengkhawatirkan efek samping.

Cordyceps kapsul bekerja untuk menjaga agar kadar glukosa selalu dalam keadaan normal. Karena apabila kadar glukosa dibawah kondisi normal ataupun di atas kondisi normal itu tidak baik dan tentu saja berbahaya. Selain digunakan langkah pengobatan tradisional untuk diabetes, Cordyceps kapsul juga dapat digunakan untuk mencegah penyakit diabetes.

sumber: http://rohaminaherba.com/obat-tradisional-diabetes-melitus/

Sabtu, 10 Januari 2015

Apa saja gejala kanker hati?

Dari sekian banyak jenis kanker yang diketahui, kanker hati menjadi salah satu diantaranya yang paling populer dan paling sering ditemui kasusnya di dunia. Penyakit kanker hati ini timbul bukan diakibatkan dari organ lain, namun penyakit kanker hati timbul dari organ hati itu sendiri.

Pada kasus penyakit kanker hati ini lebih banyak ditemukan terjadi para pria dibandingkan dengan wanita. Lantas hal apa saja yang dapat memicu timbulnya kanker hati ini? Perilaku seperti terlalu berlebihan dalam hal konsumsi alkohol. Efek dari penyakit lain juga bisa memicu terjadinya kanker hati, yaitu infeksi hepatitis B dan juga infeksi dari hepatitis C.


Infeksi hepatitis B ini merupakan hal yang paling tinggi dalam memicu timbulnya penyakit kanker hati. Dan ketika ada seseorang yang terinfeksi penyakit hepatitis B, maka orang tersebut beresiko 100x lipat terkena kanker hati dibandingkan dengan orang lain yang tidak terkena hepatitis B.

Melihat dari data dan statistik, banyak kasus kematian yang diakibatkan dari penyakit kanker hati ini. Karena itu pula, penyakit kanker hati tergolong menjadi penyakit yang ganas dan juga berbahaya. Untuk selanjutnya, langkah apa yang harus dilakukan untuk dapat mencegahnya?

Tentu saja untuk dapat melakukan tindakan pencegahan, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja gejala yang kemungkinan yang bisa timbul pada kanker hati ini. Dan berikut kami akan paparkan apa saja gejala kanker hati tersebut.

  • Penurunan berat badan
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Pembesaran hati
  • Bengkak pada area perut
  • Adanya warna kuning pada mata dan juga kulit
  • Perut mengalami sakit, terutama bagian atas

Nah, pada gejala kanker hati ini, kebanyakan orang melihat bahwa gejalanya malah terlihat seperti gejala biasa dan tidak terlihat seperti kanker hati. Padahal sebetulnya itu bisa saja termasuk ke dalam gejala kanker hati yang sangat berbahaya.

Bagaimana apabila saya sudah mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut?

Apabila Anda sudah mengala salah satu atau bahkan beberapa dari gejala kanker hati tersebut, kami sarankan untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter sehingga Anda bisa mendapatkan kepastian, apakah Anda benar-benar mengalami kanker hati ataukah hanya gejala penyakit biasa. Selain itu juga, dengan memeriksakan ke dokter, setidaknya Anda akan diberikan penanganan yang tepat.

Atau Anda juga bisa menggunakan metode lain yaitu dengan menggunakan obat herbal. Mengapa obat herbal? Karena obat herbal itu aman untuk dikonsumsi baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang, baik untuk langkah pencegahan serta baik juga untuk langkah pengobatan.

Ginseng Rh2 terbuat dari bahan ginseng merah selanjutnya bahan tersebut melewati proses ekstraksi sehingga menghasilkan senyawa ginsenosida rh2. Senyawa tersebutlah yang membuat Ginseng Rh2 menjadi sangat tepat untuk digunakan sebagai obat kanker hati.

Selama ribuan tahun lalu ginseng sudah digunakan sebagai obat kanker hati oleh bangsa China kuno. Dan sampai sekarang ginseng masih tetap digunakan sebagai obat kanker hati, namun sudah dalam bentuk kapsul yang praktis, yaitu produk ginseng rh2.

sumber: http://rohaminaherba.com/pentingnya-mengetahui-gejala-dan-penyebab-kanker-hati/

Jumat, 09 Januari 2015

Adakah pengobatan kanker hati yang aman?

Mungkin sudah banyak orang yang sudah mengetahui bahwa penyakit kanker adalah penyakit yang berbahaya. Penyakit kanker sendiri banyak sekali jenisnya. Nah, yang akan saya bahas sekarang adalah salah satu jenis kanker, yang juga berbahaya, yaitu kanker hati.

Kanker hati ini tidak disebabkan dari kontaminasi ataupun penyebaran dari organ lain, melainkan kanker hati terjadi dari organ itu sendiri. Kanker hati ini menempati peringkat kelima sebagai penyakit kanker yang paling populer diantara banyaknya jenis kanker di dunia.


Nah, pada kasus kanker hati ini, yang paling berpotensi mengidap merupakan pria apabila dibandingkan dengan wanita. Namun walaupun begitu, wanita juga harus tetap waspada dan tetap senantiasa menjaga kesehatan.

Adapun hal-hal yang dapat menimbulkan penyakit kanker hati ini diantaranya adalah konsumsi alkohol berlebih dan juga infeksi dari penyakit hepatitis B serta infeksi penyakit hepatitis C. Yang paling berbahaya adalah infeksi dari penyakit hepatitis B, karena berpotensi 100x lipat akan mengidap kanker hati dibandingkan dengan orang yang tidak.

Lalu, sebenarnya ada atau tidak pengobatan non-operasi yang aman?


Apabila Anda sangat takut akan operasi, baik itu saat prosesnya ataupun efek yang mungkin bisa timbul setelahnya, Anda mungkin harus mencoba alternatif lain yaitu dengan memakai produk herbal. Mengapa produk herbal? Produk herbal itu terbuat dari tanaman herbal yang tentu saja aman untuk dikonsumsi, baik itu untuk pencegahan ataupun pengobatan kanker hati, baik itu jangka pendek ataupun jangka panjang.

Apa produknya? Saya merekomendasikan produk Ginseng Rh2. Mengapa? Karena produk tersebut sudah melewati serangkaian uji klinis yang dilakukan oleh para ahli selama bertahun-tahun lamanya, dan hasilnya pun mengejutkan! Produk tersebut mampu mengobati kanker, bahkan kebanyakan darinya bisa sembuh.

Apa yang menyebabkan produk tersebut bisa mengobati kanker, terutama kanker hati? Produk tersebut berbahan dasar ginseng yang selanjutnya diekstraksi dan dilakukan dengan teknologi modern sehingga menghasilkan senyawa Ginsenosida Rh2. Nah, senyawa inilah yang menjadikan produk Ginseng Rh2 manjur.

Menilik kepada sejarah, ginseng sudah digunakan oleh bangsa China kuno selama ribuan tahun lamanya untuk "pelawan kanker". Dan sampai sekarang ginseng masih tetap digunakan, namun sudah dalam kemasan yang praktis dan sudah dalam bentuk kapsul, yaitu ginseng rh2.

sumber: http://rohaminaherba.com/obat-kanker-hati/